Sebuah penyerahan santunan di Jombang membuktikan bahwa kepedulian dan sistem perlindungan sosial bisa menyentuh lapisan terdasar masyarakat. PT Sehat Tentrem Jaya Lestari bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jombang baru saja menyalurkan santunan jaminan kematian senilai Rp42 juta kepada keluarga almarhum Agus Mispandi (50), anggota Komunitas Tukang Becak Sehat Tentrem.
Acara yang digelar di kantor pemasaran Pusat Sehat Tentrem Jombang, Sabtu (13/12/2025) lalu, bukan sekadar seremoni. Ini adalah puncak dari program kolaborasi berkelanjutan yang mengubah nasib pekerja informal.
Almarhum Agus Mispandi meninggal karena sakit. Santunan sebesar Rp42 juta tersebut resmi diserahkan kepada sang istri, Kusniyah, dan anak pertamanya, Anis Fitriani. Dalam sambutannya, Anis tak mampu menyembunyikan rasa terima kasihnya.
"Kami sangat berterima kasih kepada PT Sehat Tentrem dan khususnya Founder Sehat Tentrem, Bapak Muhammad Subchi Azal Tsani, yang sudah memperhatikan kami para tukang becak. Semoga beliau dan juga Bapak Kyai Mukhtar selalu diberikan kesehatan," ucap Anis, penuh haru.
Program ini adalah buah kolaborasi cerdas antara Sehat Tentrem dan BPJS Ketenagakerjaan. PT Sehat Tentrem berperan aktif mendaftarkan anggota komunitas tukang becaknya ke dalam program perlindungan resmi pemerintah.
Bukan kerja sekali jadi! Pada September 2025 lalu, Sehat Tentrem telah berhasil mendaftarkan 138 dari 200 anggota komunitas tukang becaknya. Proses pendaftaran ini merupakan langkah strategis untuk memastikan perlindungan jangka panjang.
Yang membedakan Sehat Tentrem adalah komitmennya yang nyata dan terjadwal. Santunan untuk anggota komunitas tukang becak diberikan secara rutin setiap bulan dalam 4 sesi: Ahad Kliwon, Jumat Pahing, Kamis Pahing, dan Jumat Wage. Acara penyerahan santunan BPJS ini menjadi bagian penting dalam agenda rutin tersebut.
Nono, penanggung jawab santunan Sehat Tentrem, menegaskan filosofi di balik aksi ini. "Santunan ini merupakan salah satu bentuk perwujudan dari slogan Sehat Tentrem, yakni 'Untuk Indonesia Raya'," tuturnya.